Oleh: atmtukang | November 30, 2008

Anak (jilid II)

bermain dengan temen masa kecil masa bahagia

Anak merupakan tambatan hati,penyejuk jiwa buat orang tuanya.
jika Dia dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki
jika Dia dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar berkelahi
jika Dia dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
jika Dia dibesarkan dengan penghinaan
Ia beajar menyesali diri
jika Dia dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar menahan diri
jika Dia dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan
Ia belajar keadilan
jika Dia dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Ia Ingin matang sebagai manusia dengan berguru pada ketauladanan dan kehidupan.
termasuk di pilihan yang manakah kita dulu dibesarkan? atau pilihan yang mana yang akan kita pakai untuk mendidik anak-anak kita
kelak? Semoga pilihan yang paling terbaik yang kita pilih.


Responses

  1. aku dibesarkan dalam keluarga yang hangat, penuh kasih sayang, 3 orang kakak yang perhatian, dan Bapak Ibu yang memberi full kebebasan bertanggung jawab,,

    dan ya ! inilah aku yang sekarang..

    atm:jadi kak lies yang sekarang orang yg hangat penuh kebebasan yg bertanggung jawab 😀

  2. Anak ibarat kertas putih
    tergantung pd ortu dan lingkungannya
    dia mau ditulis/ dibesarkan menjadi apa
    semoga setiap ortu bs mendidik anak2nya
    menjadi anak yg pintar dan berakhlak
    nice posting bro….thanks 🙂

    atm:you’re welcome bang.

  3. yap. kamu benar ! 😉

  4. setuju sama tulisan di atas..
    intinya lingkungan sangat berperan penting dalam tumbuh kembangnya seorang anak.
    saya sebagai calon ibu yg terikat jam kerja (senin-jumat; pagi-sore) berharap sekali bahwa nanti kelak kl saya punya anak ia dibesarkan di lingkungan yg baik. Amin.

    atm:Amin,memang lingkungan yg paling menentukan tumbah kembangnya anak.

  5. cuma mo ngucapin met idul adha…

    atm:terima kasih.masih utang PR dr kak lies nih 😀

  6. Saya mungkin sudah membaca puisi ini beberapa kali sampai sekarang, senang ketemu lagi puisi yang luar biasa disini.

    Saya sangat setuju, dengan semua isinya. Jika itu diterapkan ke anak, saya yakin anak akan menjadi anak yang percaya diri, dewasa, mandiri dan sukses. Merdeka.

    Selamat dari ibu!

  7. tugas berat memang mendidik anak…
    ATM:Tugas berat tapi nikmat bro… menjadikan kita sempurna

  8. jadi ingat siapa ya ? hmmm kok lupa…. liah blognya Pak Heru ding http://kajiankomunikasi.wordpress.com

    ATM:ini Puisi memang sudah umum pak heri 😀 , saya pas posting ini belom pernah maen ke tempat pak heru.terima kasih dah mampir 😀

  9. komunikasilah dengan anak dengan menggunakan bahasa mereka karena yang menurut kita baik belum tentu itu yang di inginkan atau di butuhkan oleh seorang anak….. benar tidak Bosss…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: