
Anak merupakan tambatan hati,penyejuk jiwa buat orang tuanya.
jika Dia dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki
jika Dia dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar berkelahi
jika Dia dibesarkan dengan cemoohan
Ia belajar rendah diri
jika Dia dibesarkan dengan penghinaan
Ia beajar menyesali diri
jika Dia dibesarkan dengan toleransi
Ia belajar menahan diri
jika Dia dibesarkan dengan sebaik-baik perlakuan
Ia belajar keadilan
jika Dia dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan
Ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Ia Ingin matang sebagai manusia dengan berguru pada ketauladanan dan kehidupan.
termasuk di pilihan yang manakah kita dulu dibesarkan? atau pilihan yang mana yang akan kita pakai untuk mendidik anak-anak kita
kelak? Semoga pilihan yang paling terbaik yang kita pilih.




aku dibesarkan dalam keluarga yang hangat, penuh kasih sayang, 3 orang kakak yang perhatian, dan Bapak Ibu yang memberi full kebebasan bertanggung jawab,,
dan ya ! inilah aku yang sekarang..
atm:jadi kak lies yang sekarang orang yg hangat penuh kebebasan yg bertanggung jawab
Oleh: easy on Desember 2, 2008
at 4:11 am
Anak ibarat kertas putih
tergantung pd ortu dan lingkungannya
dia mau ditulis/ dibesarkan menjadi apa
semoga setiap ortu bs mendidik anak2nya
menjadi anak yg pintar dan berakhlak
nice posting bro….thanks
atm:you’re welcome bang.
Oleh: mikekono on Desember 3, 2008
at 5:41 am
yap. kamu benar !
Oleh: easy on Desember 5, 2008
at 2:47 am
setuju sama tulisan di atas..
intinya lingkungan sangat berperan penting dalam tumbuh kembangnya seorang anak.
saya sebagai calon ibu yg terikat jam kerja (senin-jumat; pagi-sore) berharap sekali bahwa nanti kelak kl saya punya anak ia dibesarkan di lingkungan yg baik. Amin.
atm:Amin,memang lingkungan yg paling menentukan tumbah kembangnya anak.
Oleh: idawy on Desember 9, 2008
at 5:09 am
cuma mo ngucapin met idul adha…
atm:terima kasih.masih utang PR dr kak lies nih
Oleh: easy on Desember 10, 2008
at 6:33 am
Saya mungkin sudah membaca puisi ini beberapa kali sampai sekarang, senang ketemu lagi puisi yang luar biasa disini.
Saya sangat setuju, dengan semua isinya. Jika itu diterapkan ke anak, saya yakin anak akan menjadi anak yang percaya diri, dewasa, mandiri dan sukses. Merdeka.
Selamat dari ibu!
Oleh: Iklan Baris on Desember 22, 2008
at 9:55 am
tugas berat memang mendidik anak…
ATM:Tugas berat tapi nikmat bro… menjadikan kita sempurna
Oleh: geRrilyawan on Desember 28, 2008
at 1:53 am
jadi ingat siapa ya ? hmmm kok lupa…. liah blognya Pak Heru ding http://kajiankomunikasi.wordpress.com
ATM:ini Puisi memang sudah umum pak heri
, saya pas posting ini belom pernah maen ke tempat pak heru.terima kasih dah mampir
Oleh: heri on Januari 2, 2009
at 8:42 am
komunikasilah dengan anak dengan menggunakan bahasa mereka karena yang menurut kita baik belum tentu itu yang di inginkan atau di butuhkan oleh seorang anak….. benar tidak Bosss…
Oleh: konsultasi anak on Juni 8, 2009
at 9:34 am