Betapa dahsyatnya seorang istri ini pengakuan bukan basa basi.ketika suami lelah berkerja dan pulang mendapatkan istri, yang dengan senyum manisnya membawakan secangkir minuman hangat, aneh bin ajaib, rasa lelah jadi pupus berganti kesegaran jiwa raga dan pulihnya stamina.
Atau ketika suami masuk angin/sakit, maka kerokan dan pijitan tangan lembut si istri terasa lebih ampuh dibanding segala obat masuk angin. Itu hanya sebagain contoh kedahsyatan istri.tentu masih banyak lagi mahakarya istri yang sangat dahsyat bagi suami.
Istri bagi suami adalah obor bagi jalan gelapnya. Oase bagi gurun pasirnya, embun untuk penyejuk jiwanya, fondasi bagi bangunan kehidupanya, belahan jiwanya [sigaraning nyawa] maka ketika suami tanpa istri, bagai kehilangan separo jiwanya. Seakan sirna setengah kekuatanya seperti pupus sebagian kedigdayaan-nya.
Tentu ini berlaku bagi semua suami, baik yang mengaku mencintai, setengah mencintai, atau tidak mencintai istrinya sama sekali. Baik dari suami seorang pedagan kaki lima,sopir, guru, tukang becak, pilot, abri, petani, profesor, manajer perusahaan, menteri , @atmtukang bahkan hingga seorang presiden sekalipun.
Anehnya, banyak juga suami yang tak pernah menyadari kedahsyatan istrinya. Segala pikir dan tindakannya justru meniadakan istrinya. Pernahkan kita sebagai suami dalam setiap detik kehidupan senantiasa menyaluarkan cinta dan sayang pada istri??? Cinta dan sayang tak harus berwujud pelimpahan materi, cukup dengan cara sederhana tapi bermakna.
Misalnya menatap istri bercerita tentang apa saja, menyetuhi kaki dan tangan istri yang lelah, menyentuh lembut pipi istri yang sudah tak ranum lagi (bila sudah tua) atau menyuapain istri saat makan bersama.
Ah..sebagai seorang suami, saya diam2 jadi sangat malu sendiri, sebab… ternyata saya selama ini…..????
P.S : Tulisan diatas pernah saya baca di koran bekas bungkus makan siang saya,saya lupa penulisnya siapa,saya tulis ulang disini buat Share semoga bermanfaat.



