Ayah adalah yang teristimewa di dunia sebab dari keringatnya ia memberi tapak untuk melangkah.
Anak adalah kita mungkin bisa jadi yang terindah saat mencintakan suka. lalu setia berjuang dan memahatnya abadi di hati mereka. (karya:Abdurahman faiz)
Ditulis dalam Catatan Ayah
Serasa waktu berjalan cepat…………
Anak-anak kita sudah semakin besar dengan berbagai ragam keunikan.
perkembangan dan karakteristik perilakunya,yang kadang membikin kita bangga,senang,namun tak jarang membikin kita jengkel,bahkan sering kita dibuatnya marah.
Mana yang lebih dominan????
Kenapa anak kita sering menentang kita?
Kenapa anak kita sulit dikendalikan?
karena kita kurang mendengarkan perasaan anak,yang ada hanya instruksi dan instruksi
Bagaimana agar kita bisa menjadi orang tua smart?
Intinya terletak pada KOMUNIKASI
Beberapa jenis Komunikasi dengan anak…..
*Jadilah pendengar yang aktif (refleksi,perhatian,mendengar perasaan)
*Gunakan intonasi kalimat secara menyenangkan
*Mulailah dengan kalimat terbuka (apa,kenapa,bagaimana)
*Perhatikan bahasa non Verbal
*Berilah penghargaan.
*Gunakan kata ajakan untuk ganti kata larangan
*Hindari gaya popular seperti : memerintah,melabel,membandingkan,menasehati,dll.
*Terimalah anak apa adanya.
*Tentunkan Masalah siapa?
Kalau itu masalah anak.Dan tidak perlu bantuan,doronglah untuk menyelesaikan sendiri masalahnya.kalau perlu bantuan dan membutuhkan kita maka selanjutnya……
Dengan kita merubah diri kita dalam menghadapi anak kita,maka anak kita akan berubah menghadapin kita….
Apabila kita memualai dengan menstimulasi anak dengan sepenuh hati,maka anak kita akan merespon yang sama.
Ketidakseimbangan hanyalah sebuah proses untuk menjadi lebih baik.Tetaplah dengan kondisi SMART yang akan melahirkan Hubungan yang lebih SMART.
Tidak ada teori yang mendasar tanpa ada usaha yang lebih mendasar.
Mulailah dari hal yang kecil yang bisa kita ubah.
Insya Allah akan melahirkan perubahan Besar.
Ditulis dalam Dunia ANAK | Tag:anak, orang tua, smart
Kini aku sendiri,akhirnya kau pun pergi.
sampai hati,sampai begini,kau tak peduli….
Ditulis dalam Catatan Hidup | Tag:fikir, khianati, sedih, sendiri
Peduli kepada sesama.
Peduli kepada teman
Peduli kepada Lingkungan
Peduli kepada keluaraga
Peduli kepada makhluk ciptaa-NYA
Bersih dan Peduli.
apakah harus bersih untuk bisa peduli itu???
Apakah cinta itu???
Apakah dengan Setulus Jiwa dan Raga ini kita bisa mencintai???
Cinta kepada-NYA emang gak pernah luntur
Cinta Abadi…
Memang tak kan ada yang abadi di Dunia ini….
tak kan ada yang kekal….
Hanya Cintaku Pada-Mu yang tak pernah Luntur….
Hidup ini juga pasti mati…
Ditulis dalam Catatan Hidup